Data Dokter

Voting

Jangan Abaikan Nyeri Telinga

Kamis, 10 April 2014 - 12:58:17 WIB | Pembaca : 642
Diposting oleh : Administrator

 

     Keluhan nyeri telinga sering kita rasakan dan kita jumpai, baik dengan disertai keluarnya cairan ataupun tanpa keluarnya cairan telinga. Terkadang nyeri ini muncul sesaat setelah kita membersihkan telinga, terkadang juga nyeri ini timbul bersamaan dengan batuk dan pilek. Pada anak dapat berupa gejala sering menarik narik daun telinga atau bahkan kesakitan pada kedua telinga. Sebenarnya apakah penyebab nyeri telinga tersebut? Bahayakah? Dan bagaimana penanganannya?

Nyeri telinga sebagian besar disebabkan karena

  • Infeksi telinga luar ( otitis eksterna)
  • Infeksi telinga tengah akut (otitis media akut)
  • Sumbatan kotoran telinga (serumen obsturan)

Infeksi Telinga Tengah Luar

     Infeksi telinga luar adalah infeksi pada liang telinga, biasanya disebabkan oleh infeksi kuman Staphylococcus aureus. Faktor yang sering menyebabkan terjadinya infeksi ini adalah terlalu sering membersihkan telinga, sehingga mengakibatkan serumen yang berfungsi sebagai pertahanan kulit luar telinga hilang. Trauma karena tindakan mengorek telinga yang terlalu sering inilah yang menyebabkan kuman mudah masuk. Dengan didukung oleh suasana yang lembab di dalam telinga, maka pertumbuhan kuman dan jamur akan meningkat. Penyebab lainnya adalah karena reaksi hipersensitifitas, misalkan pemakaian obat tetes telinga yang mengandung antibiotik, pemakaian bahan kimia / logam misalkan hairspray, anting-anting (kontak dematitis), reaksi atopic (alergi), atau akibat rangsangan cairan dari infeksi telinga tengah

      Gejalanya adalah rasa gatal sampai rasa nyeri di dalam telinga. Dapat timbul cairan yang awalnya encer, bening, tetapi dapat berubah menjadi cairan kental purulen. Pendengaran normal atau sedikit berkurang. Nyeri akan bertambah saat gerakan mengunyah atau bila telinga disentuh. Penatalaksanaan dari infeksi ini adalah pembersihan telinga dengan kapas lidi steril dan pemberian obat tetes telinga yang mengandung anti inflamasi dan antibiotik. Hindari tindakan mengorek2 telinga secara berlebihan karena akan menyebabkan kulit telinga makin iritasi.

Otitis Eksterna

 Infeksi Telinga Tengah Akut
     Berdasarkan penyebabnya, infeksi telinga tengah akut dapat dibedakan menjadi 2, yaitu karena penyebab non bakterial dan karena penyebab bakteri.
    Infeksi karena non bakterial, biasaanya kita sebut Otitis Media Serosa, penyebab utamanya biasanya karena gangguan fungsi tuba Eustakhius. Keadaan ini biasanya disebabkan karena keradangan kronik pada rongga hidung dan tenggorokan, misalnya oleh alergi dan pembesaran adenoid dan tonsil (amandel). Gejala yang timbul adalah telinga terasa penuh, terasa ada cairan (grebeg-grebeg), pendengaran menurun dan terdengar suara dalam telinga sewaktu menelan/menguap. Penatalaksanaannya adalah pemberian obat obatan untuk mengatasi ganguan fungsi tuba serta dapat dilakukan miringotomi dan pasang “ventilating tube” (Gromet). Bila ada pembesaran tonsil (amandel) dan/adenoid, dilakukan adenotonsilektomi (operasi pengangkatan amandel dan adenoid). Sedangkan bila ada faktor alergi dilakukan perawatan alergi.
      Infeksi telinga tengah yang disebabkan oleh bakteri, biasa kita sebut dengan Otitis Media Supuratif Akut, biasanya disebabkan karena S. pneumonia dan H. Infuenzae. Infeksi mengenai gendang telinga dengan disertai pembentukan cairan purulen berwarna kekuningan. Biasanya diawali dengan terjadinya infeksi akut saluran pernafasan atas (ISPA), sehingga terjadi penyumbatan muara dari tuba eustacius dan menyebabkan gangguan fungsinya. Infiltrasi kuman patogen yang berasal dari hidung dan nasofaring melalui tuba eustachius ke dalam gendang telinga dapat menimbulkan infeksi yang serius.
Penyakit ini dibagi dalam 4 stadium
  1. Stadium kataral : diawali dengan infeksi ISPA akut dan diikuti dengan gejala di telinga yaitu terasa penuh, grebeg grebeg dan gangguan pendengaran.
  2. Stadium supurasi : ditandai dengan nyeri yang hebat, panas gangguan pendengaran dan pada bayi dan anak kadang disertai dengan gelisah.
  3. Stadium perforasi : pada stadium ini terjadi robekan pada gendang telinga yang diikuti keluarnya cairan kekuningan dan berbau. Nyeri telinga berkurang.
  4. Stadium resolusi : membran timpani sudah pulih dan normal kembali, namun lubang masih ada. Gejala kadang masih tersisa, berupa tinnitus (timbulnya suara pada telinga) dan gangguan pendengaran.

Otis Media Dalam Stadium Perforasi.   Tampak Terlihat Nanah Yang Keluar Dari Liang Telinga

     Penatalaksanaan dari infeksi ini adalah pemberian antibiotika yang adekuat, Memperbaiki fungsi drainase dan ventilasi tuba Eustakhius (bila diperlukan) dan pembersihan liang telinga dari cairan nanah yang terbentuk. Penatalaksanaan yang tidak tepat dapat menyebabkan komplikasi serius yaitu penyebaran infeksi pada tulang mastoid (tulang dibelakang telinga), kelumpuhan pada saraf wajah, bahkan dapat terjadi penyebaran infeksi pada jaringan otak.

Serumen Obsturan

     Penyebab yang juga tak kalah sering dari nyeri telinga adalah adanya penumpukan kotoran pada telinga. Pada keadaan normal, liang telinga mempunyai mekanisme pembersihan sendiri. Kulit pada liang telinga terbentuk sedemikian rupa sehingga memudahkan kotoran telinga bergerak dari dalam ke udara luar. Penumpukan kotoran yang berlebihan akan menyebabkan gangguan pendengaran. Biasanya keluhan nyeri telinga karena penyebab ini timbul sewaktu sehabis berenang atau setelah mandi. Karena kotoran yang terkena air akan mengembang sehingga menyebabkan tekanan pada liang telinga dan timbullah nyeri. Penatalaksanaannya adalah ekstraksi atau pengambilan serumen telinga, apabila serumen sangat keras, dapat diberikan tetes telinga untuk melunakkannya, kemudian baru dilakukan ekstraksi. Sebaiknya datanglah ke pusat kesehatan terdekat, jangan mencoba mengambilnya sendiri. Alih alih bisa keluar, tindakan pengambilan sendiri sering menyebabkan trauma atau luka pada telinga luar.              

     Jadi, jangan abaikan keluhan nyeri telinga.. jangan tunggu sampai timbul komplikasi yang lebih parah. Periksakan gangguan telinga anda sesegera mungkin ke sarana kesehatan yang tepat dan kompeten.

Sumber :

  1. http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ear-infections/basics/definition/con-20014260
  2. http://id.wikipedia.org/wiki/Radang_telinga_tengah

I

 


 

Berita & event terkait